.......

Semua kehidupan ada dibawah payung yang Tuhan ciptakan yaitu langit
semua ini hanya untuk sekedar menghiasi apa yg ada dibawah payung tersebut agar terasa lebih indah pada waktunya
Ingatlah tak ada hal yang paling indah dari hidup selain kehidupan itu sendiri...hiaslah dan percayalah bahwa Tuhan akan selalu bersama kita

Rabu, 15 Desember 2010

Doa Seorang Jenderal Tempur untuk Putranya

Tuhanku…

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui
kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam
ketakutan.

Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.

Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan
cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.

Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri
adalah landasan segala ilmu pengetahuan.

Tuhanku…

Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak.
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan
dan tantangan.

Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan
senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.

Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin
dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.

Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa
melupakan makna tangis duka.

Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah

namun tak pernah melupakan masa lampau.

Dan, setelah semua menjadi miliknya…

Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.

Tuhanku…

Berilah ia kerendahan hati…

Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki…

Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna…

Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan
berani berkata “hidupku tidaklah sia-sia”

———

Sahabat, doa yang ditulis oleh Jenderal Douglas MacArthur ini adalah doa,
pengharapan sekaligus pembelajaran yang luar biasa. Kemenangan2 besar
terhormat dan konstruktif hanya bisa dicapai oleh pribadi-pribadi yang
fundamentalitas karakternya sudah terbentuk. Pribadi yang tetap rendah hati
dengan segala yang telah dicapainya dan pribadi yang ber-Tuhan.

Di medan tempur perang dunia ke-II, mei 1952
Jenderal Tempur Douglas Mc. Arthur "The Ming of Merciless

Tidak ada komentar:

Posting Komentar